| Kasus Korupsi Memalukan Yang Dilakukan Pemuka Agama Di Asia Timur |
Seorang Pemuka Agama biasanya dikenal senagai orang yang bijak dan jauh dari kesan yang negatif. Namun seperti pepatah yang berbunyi "Tak ada Gading yang tak Retak," seorang pemuka agama juga merupakan orang biasa yang kadang tak lepas dari kesalahan. Meski telah bersumpah untuk mengabdikan hidupnya hanya bagi Tuhan. Tapi beberapa pemuka agama ada pula yang akhirnya tak kuat menerima cobaan duniawi hingga akhirnya terlibat dengan sebuah skandal.Skandal yang menimpa pemuka agama juga bermacam-macam, ada skandal yang berhubungan dengan hubungan pribadi mereka dan ada pula skandal yang berhubungan dengan uang atau bahasa kerenya korupsi.
Untuk kasus yang satu ini ternyata banyak pemuka agama di Asia Timur yang akhirnya tak kuat dengan godaan harta, hingga kemudian menggelapkan uang milik jamaat mereka hingga jumlah yang sangat fantastis. Uang sumbangan dari para Jemaan ini bukanya digunakan untuk kegiatan yang baik, leh para pemuka agama ini justru digunakan untuk hal yang tak pantas seperti berjudi dan hal-hal buruk lainya. Alhasil saat kasus ini akhirnya terkuak ke masyarakat, banyak orang kemudian merasa jijik dan antipati pada para pemuka agama ini, karena dianggap telah melakukan tindakan yang sangat memalukan.Kisah dari korupsi para pemuka agama Asia Timur inilah yang akan bagikan kisahnya dalam Kasus Korupsi Memalukan Yang Dilakukan Pemuka Agama Di Asia Timur.
Pendeta Karismatik Korsel yang Terlilit Kasus Pajak Seorang Pendeta karismatik Korea bernama Sun Myung-moon harus menjadi pesakitan di Amerika, setelah kasus penggelapan pajak dan konspirasi yang ia lakukan akhirnya terungkap. Pada kasus yang terjadi pada tahun 1982 ini Moon akhirnya dijatuhi hukuman penjaa selama 18 bulan dan denda sebesar 25 ribu dollar atau setara dengan Rp 327,5 juta oleh Hakim Hakim Gerard L. Goetter.Seperti dikutip dari koran New York Times, 14 September 1983 lalu, kasus penggelapan pajak yang dilakukan Moon ini sendiri terungkap setelah ditemukan kejanggalan pada laporan pemasukan keuangan gereja oleh pihak Federal yang di peroleh dari pihak bank sekuritas.
| Kasus Korupsi Memalukan Yang Dilakukan Pemuka Agama Di Asia Timur |
Namun sayangnya meski bukti sudah ada Moon masih tetap membantah dan mengajukan banding atas tuduhan tersebut. Akibatnya selain terkena pasal penggelapan pajak, ia juga harus terkena pasal tambahan atas tuduhan konspirasi untuk mengelabui hukum bersama beberapa orang asistenya. Kasus serupa dengan Moon ini juga terjadi pada pembantu penginjil Korea Takeru Kamiyama juga mendera hukuman enam bulan penjara dan denda 5 ribu dollar karena konspirasi, obstruksi dan juga sumpah palsu.
Guru Spiritual Jepang yang Tipu Jemaat dan Harus Medekam di Penjara Hogen Fukunaga (60) pendiri dari Honohana Sampogy, yang kini sudah tak lagi menjabat. Harus menghabiskan 12 tahun dipenjara setelah ia terbukti menipu para pengikutnya dengana embel-embel agama baru dan berhasil meraup lebih dari 150 juta Yen atau setara Rp 18,4 Milyar. Fukunaga berhasil mengumpulkan uang sebayak itu dengan mengadakan sebuah pelatihan palsu dengan mengatakan bahwa ia bisa menyembuhkan segala penyakit yang diderita oleh pengikutnya.Dengan iming-iming inilah Fukunaga berjasil meyakinkan para pengikutnya untuk memberikan uang dalam jumlah yang besar. Akibat perbuatanya ini, Pengadilan Distrik Tokyo sendiri memvonis Hogen atas tindak pidana penipuan dan manupulasi dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.
Menurut Hakim Tustomo Aoyagi, Hogen Fukunaga yang ternayta bernama asli Teruyoshi Fukunaga ini telah memanipulasi para pengikutnya dengan rasa takut dengan berbagai cerita bohong. Dengan cara inilah ia meyakinkan pengikutnya bahwa ia bisa menyembuhkan segala jenis penyakit dengan cara membaca masa depan dan meramal nasib lewat telapak kaki.itulah beberapa kasus penipuan memalukan yang dilakukan oleh tokoh agama. Dari kasus ini kita bisa belajar bahwa kita tak bisa memandang orang hanya dari status sosial mereka. Karena tak semua orang dengan status sosial yan tinggi dan terkenal memiliki citra yang baik itu benar-benar baik. Tetap ada segelintir diantara mereka ang justru memanfaatkan status mereka untuk menipu orang dan melakukan tindak kejahatan.
UNTUK KELANJUTAN NYA SILAHKAN DI KLIK

0 comments:
Post a Comment